Kenali Rabun Dekat (Hipermetropi): Penyebab & Bedanya dengan Rabun Tua
Banyak orang mengira “mata plus” hanya terjadi pada orang tua. Padahal, itu adalah dua kondisi yang berbeda! Jika Anda atau anak Anda merasa objek dekat terlihat kabur dan mata cepat lelah saat membaca, Anda mungkin mengalami rabun dekat, atau istilah medisnya Hipermetropi.
Kondisi ini adalah kebalikan dari rabun jauh (miopi). Mari kita pahami apa itu hipermetropi, apa penyebab rabun dekat, dan apa bedanya dengan rabun tua.
Apa Itu Rabun Dekat (Hipermetropi)?
Hipermetropi (mata plus) adalah kelainan refraksi di mana mata tidak dapat fokus pada objek dekat, namun seringkali bisa melihat objek jauh dengan jelas. Ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata terfokus di belakang retina, bukan tepat di atasnya. Penyebabnya bisa karena bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang terlalu datar.
Gejala Umum Hipermetropi
Gejala bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahan dan usia:
- Objek dekat (buku, HP) terlihat kabur atau buram.
- Mata harus bekerja ekstra (berakomodasi) untuk melihat jelas, sehingga mata cepat lelah, tegang, atau berair.
- Sering sakit kepala atau pusing, terutama setelah membaca atau mengerjakan tugas jarak dekat.
- Perlu menyipitkan mata untuk melihat objek dekat dengan lebih jelas.
- Pada anak-anak, ini bisa menjadi salah satu tanda mereka butuh kacamata dan kadang bisa menyebabkan mata juling (strabismus).
Hipermetropi (Rabun Dekat) vs Presbiopia (Rabun Tua)
Ini adalah kebingungan yang paling umum. Keduanya sama-sama “mata plus” tapi penyebabnya berbeda:
- Hipermetropi (Rabun Dekat): Terjadi karena faktor bentuk bola mata atau kornea. Ini adalah kondisi bawaan dan bisa terdeteksi sejak usia muda.
- Presbiopia (Rabun Tua): Terjadi karena faktor penuaan. Seiring bertambahnya usia (biasanya di atas 40 tahun), lensa mata kita mengeras dan kehilangan elastisitasnya, sehingga sulit untuk fokus pada objek dekat.
Singkatnya, anak kecil bisa mengalami hipermetropi, tapi tidak mungkin mengalami presbiopia. Seseorang dengan mata normal seumur hidupnya pasti akan mengalami presbiopia saat tua.
Solusi untuk Rabun Dekat
Solusi untuk rabun dekat sangat sederhana: menggunakan kacamata berlensa cembung (lensa plus). Lensa ini akan membantu “memajukan” titik fokus cahaya agar jatuh tepat di retina, sehingga penglihatan dekat Anda kembali jernih dan nyaman.
Bagi Anda yang juga mengalami rabun jauh atau silinder, atau bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun dan mulai mengalami presbiopia, lensa progresif bisa menjadi solusi “satu kacamata untuk semua” yang sangat nyaman.
Lensa Kacamata
Lensa Kacamata
Kacamata Kekinian
Kacamata Unisex
Kacamata Bulat
Kacamata Unisex
Objek Dekat Terlihat Kabur? Periksa Gratis!
Jangan biarkan mata lelah mengganggu aktivitas Anda. Cari tahu apakah Anda mengalami hipermetropi atau kondisi lain dengan pemeriksaan gratis di toko kami.
📍 Lihat Lokasi Toko
💬 Hubungi via WhatsApp
Atau jelajahi semua koleksi produk kami di sini.
Alamat: Jl. Tabanas No. 1, Nilasari, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Buka Setiap Hari, 08.00 – 21.00 WIB






